Ringkasan artikel:
- Landing page adalah satu halaman khusus yang dirancang untuk satu tujuan: mengubah pengunjung jadi pembeli atau leads
- Kamu bisa buat landing page sendiri tanpa ngoding, cukup pakai platform drag-and-drop
- Ada 5 langkah utama: tentukan tujuan, pilih platform, pilih template, susun konten, lalu publish
- Kesalahan paling umum adalah CTA yang lemah dan halaman yang tidak mobile-friendly
- Untuk seller produk digital atau fisik, tool yang sekaligus punya fitur checkout dan penarikan dana akan lebih efisien dibanding tool desain biasa
Landing page adalah halaman web yang dibuat khusus untuk satu tujuan, misalnya menjual produk atau mengumpulkan kontak calon pelanggan.
Berbeda dari website biasa yang punya banyak menu dan halaman, landing page dirancang fokus supaya pengunjung langsung mengambil satu tindakan tertentu.
Kamu bisa buat landing page sendiri tanpa perlu belajar coding, cukup dengan platform yang sudah menyediakan template dan editor drag-and-drop.
Berikut penjelasannya!
Kenapa Bisnis Kecil Butuh Landing Page

Kalau kamu jualan produk digital, produk fisik, atau jasa, landing page berfungsi seperti etalase digital yang kerjanya fokus mengarahkan calon pembeli ke satu tindakan: checkout, isi formulir, atau daftar sesi. Ini beda dari akun media sosial yang isinya bisa berpindah-pindah topik.
Landing page juga jadi tempat yang tepat jika kamu sedang menjalankan campaign, launching produk baru, atau butuh halaman khusus untuk link di bio Instagram atau TikTok.
Cara Buat Landing Page Sendiri, Langkah demi Langkah
1. Tentukan Tujuan Landing Page
Sebelum mulai desain, putuskan dulu landing page ini untuk apa.
Apakah jualan produk, kumpulkan leads, atau daftar peserta event?
Tujuan ini akan menentukan elemen apa saja yang perlu ada di halaman, seperti formulir, tombol beli, atau info harga.
2. Pilih Platform yang Sesuai Kebutuhan
Ada banyak tool drag-and-drop di luar sana, dari yang fokus desain seperti Canva, sampai yang sudah lengkap dengan fitur jualan seperti Linkreator.id.
Kalau kammu hanya butuh halaman statis, tool desain biasa cukup.
Tapi kalau kamu mau langsung jualan dan terima pembayaran, pilih platform yang sudah include fitur checkout, seperti Linkreator.id.
Coba Buat Landing Page Sendiri di Linkreator
Template siap pakai, checkout otomatis, dan penarikan dana instan — semua dalam satu platform.
3. Pilih Template yang Cocok
Jangan mulai dari halaman kosong kalau tidak perlu.
Pilih template yang paling dekat dengan jenis bisnis kamu, lalu tinggal sesuaikan warna, foto, dan teks sesuai brand.
4. Susun Konten: Headline, Gambar, dan CTA
Ini bagian yang paling menentukan konversi. Beberapa elemen wajib ada:
- Headline yang langsung menjelaskan apa yang kamu tawarkan
- Gambar atau video produk yang jelas
- Penjelasan singkat manfaat, bukan cuma fitur
- Tombol Call to Action yang spesifik, misalnya “Beli Sekarang” bukan sekadar “Klik Di Sini”
5. Publish dan Sebarkan
Setelah halaman jadi, cek dulu tampilannya di HP karena mayoritas pengunjung akan membuka dari mobile.
Baru setelah itu sebarkan link-nya lewat bio media sosial, WhatsApp, atau iklan.
Kesalahan yang Bikin Landing Page Gagal Konversi
Beberapa hal ini paling sering jadi penyebab landing page sepi pembeli meski trafiknya ramai:
- Terlalu banyak informasi: pengunjung bingung harus fokus ke mana
- CTA tidak jelas: tombol ada tapi tidak menjelaskan tindakan apa yang diharapkan
- Tidak mobile-friendly: teks kepotong atau tombol susah diklik dari HP
- Loading lambat: gambar terlalu besar bikin pengunjung kabur sebelum halaman terbuka penuh
Buat Landing Page Sekaligus Jualan dengan Linkreator
Linkreator adalah platform untuk buat landing page dan jualan online yang dirancang untuk pemilik produk digital, produk fisik, dan konten kreator.
Bedanya dengan tool desain pada umumnya, di Linkreator kamu tidak cuma dapat halaman cantik, tapi juga fitur yang langsung mendukung penjualan.
Beberapa yang bisa kamu pakai:
- Template siap pakai yang sudah disusun untuk mendorong pengunjung sampai ke checkout
- Editor drag-and-drop, tinggal pilih komponen dan sesuaikan branding
- Tampilan otomatis responsif di desktop maupun HP
- Checkout otomatis dengan berbagai metode pembayaran
- Penarikan dana instan ke rekening tanpa perlu menunggu proses settlement
- Fitur pendukung lain seperti kupon promosi, link pembayaran, dan statistik pengunjung
Kalau kebutuhan kamu lebih dari sekadar halaman statis, misalnya butuh jual produk sekaligus kelola transaksi, kombinasi fitur ini yang bikin Linkreator relevan dibanding tool desain biasa.
Kalau kamu merasa lebih nyaman dibantu langsung tanpa perlu utak-atik sendiri, kau juga bisa membaca panduan lengkap soal jasa pembuatan landing page untuk membandingkan opsi bikin sendiri versus pakai jasa profesional.
Kesimpulan
Buat landing page sendiri sekarang bisa dilakukan tanpa keahlian teknis, asal kamu paham tujuan halaman dan pilih platform yang sesuai kebutuhan bisnis.
Untuk seller yang butuh lebih dari sekadar halaman cantik, tool yang sekaligus punya fitur checkout dan penarikan dana akan menghemat waktu dibanding menggabungkan beberapa tool terpisah.
FAQ
1. Apakah bisa buat landing page sendiri tanpa coding?
Bisa. Sekarang banyak platform drag-and-drop yang cukup pilih template lalu edit teks dan gambar sesuai kebutuhan, tanpa perlu menulis kode apa pun.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk buat landing page?
Dengan template siap pakai, satu landing page bisa selesai dalam hitungan menit sampai satu jam, tergantung seberapa detail konten yang perlu disesuaikan.
3. Apa bedanya landing page dan website biasa?
Website biasa punya banyak halaman dan menu navigasi, sedangkan landing page fokus pada satu tujuan saja, misalnya menjual satu produk atau mengumpulkan pendaftaran.
4. Apakah landing page gratis bisa dipakai untuk jualan?
Bisa, tapi cek dulu apakah platform tersebut sudah include fitur checkout dan pembayaran. Kalau belum, kamu perlu menghubungkan tool tambahan untuk terima pembayaran.
**Foto: magnific.com
